Postingan

Entri yang Diunggulkan

SEJARAH PONDOK PESANTREN AL-MUNAWWAR JARNAUZIYYAH

Gambar
Foto Logo Ma'had Al-Munawwar Jarnauziyyah Foto Yayasan Pondok Pesantren Al-Munawwar Jarnauziyyah tahun 2016 (tampak dari ketinggian 50 m) Pondok pesantren Almunawwar Jarnauziyyah atau dikenal pesantren Pasir Bokor adalah salah satu lembaga pendidikan islam salafiyyah/tradisional yang terletak di sebelah barat kota Tasikmalaya, tepatnya di Kampung Pasirbokor RT 05/01 Kelurahan Cipawitra Kecamatan Mangkubumi kota Tasikmalaya Jawa Barat. Pondok Pesantren ini diperkirakan  berdiri  pada tahun 19 30 M . Pendiri pondok pesantren ini adalah K.H. Muhammad Jarnauzi.  Ia lahir di Tasikmalaya pada tahun 1875 dan wafat tahun 1980 M (10 Muharram 1400 H) . Ia merupakan salah satu ulama terpandang pada zamannya di Tasikmalaya. Semasa hidupnya lebih kurang 35 tahun lamanya ia telah menimba ilmu di berbagai pesantren yang ada di Tasikmalaya dan Jawa Barat, di antaranya: Pondok Pesantren Kudang Tasikmalaya, Pondok Pesantren Cipasung Tasikmalaya, Pondok Pesantren Cintawana Tasikmal...

Mendekonstruksi Dikotomi Pendidikan: Harmonisasi Adab di Pesantren dan Sekolah

 Dunia pendidikan kita sering kali terjebak dalam dikotomi yang tidak perlu: pemisahan antara ilmu agama dan ilmu umum. Fenomena ini melahirkan tantangan unik bagi para pendidik di sekolah formal, di mana sebagian murid yang juga mengenyam pendidikan di pesantren (santri) cenderung menomorduakan guru sekolah. Ada anggapan implisit bahwa ketaatan dan adab (ta’dzim) hanya wajib diberikan kepada kyai atau ustadz di pesantren, sementara guru di sekolah hanyalah pemberi materi teknis demi selembar ijazah. Padahal, jika kita merujuk pada esensi pencarian ilmu, adab tidak mengenal sekat dinding bangunan. Secara filosofis, guru—baik di pesantren maupun di sekolah—memiliki posisi setara sebagai "jembatan cahaya". Guru di pesantren memberikan fondasi moral, spiritual, dan hukum Tuhan yang menjadi kompas hidup. Sementara itu, guru di sekolah memberikan alat, logika, dan keterampilan bagi murid untuk mengelola dunia. Tanpa kompas, seseorang akan tersesat; namun tanpa alat, seseorang akan...

Makna Barokah

Pendahuluan Kata "barokah" atau "berkah" merupakan salah satu istilah yang sangat populer dan sering diucapkan dalam kehidupan sehari-hari umat Muslim. Ia tidak hanya sekadar ucapan basa-basi, melainkan doa, harapan, dan tolok ukur tertinggi bagi kualitas sebuah kehidupan. Namun, seringkali makna hakiki dari barokah itu sendiri tereduksi sebatas urusan materi. Sesungguhnya, barokah jauh melampaui kekayaan duniawi, mencakup dimensi spiritual, waktu, dan segala aspek kehidupan yang diberkahi oleh kebaikan yang melimpah dan langgeng. Definisi dan Cakupan Makna Barokah Secara etimologi, kata barokah (بركة) berasal dari bahasa Arab yang mengandung arti "bertambah," "tumbuh," atau "nikmat." Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikannya sebagai "karunia Tuhan yang mendatangkan kebaikan bagi kehidupan manusia." Namun, para ulama memberikan penafsiran yang lebih mendalam, yang intinya mengacu pada ziyādatul khair atau "be...

SILSILAH SANAD KEILMUAN PONDOK PESANTREN PASIRBOKOR

Gambar
SILSILAH SANAD KEILMUAN  PONDOK PESANTREN PASIRBOKOR RIWAYAT SANAD KEILMUAN MAMA KH. DJARNOEZI  MELALUI MAMA KUDANG: 1.  Nabi Muhammad SAW bin Abdullah 2.  Imam Ibnu Umar ( Abdullah bin Umar bin Khatab Ra) 3.  Imam Nafi bin Hurmuz tabi’ bin Ibnu Umar 4.  Imam Malik bin Anas Ra 5.  Imam Syafi’i 6.  Imam Ibrahim Al-Mazany 7.  Imam Abu Sa’id Al-Ambathy 8.  Imam Abu Abbas bin Syuraij 9.  Imam Ibrahim Al-Maruzy 10.  Imam Abu Bakar Al-Qofal 11.  Imam Abdullah bin Yusuf bin Muhammad Al-Juwainy 12.  Imam Haromain (Abdul Malik bin Abdullah bin Yusuf bin Muhammad Al-Juwainy) 13.  Imam Abu Hamid Muhammad bin Muhammad bin Muhammad Al-Ghazaly 14.  Syaikh Muhammad bin Yahya 15.  Syaikh Ardabily 16.  Syaikh Nawawi 17.  Syaikh Ath Thauddin Al Athary 18.  Syaikh Abdur Rahim Al-Iraqy 19.  Syaikh IbnuHajar Al-Asqolany 20.  Syaikh Zakariya Al-Angshary 21.  Syaikh Ahmad bin Hajar Al-Haitamy 22....

Mengenal KH. Anas Muhajir (Ajengan Eman)

Gambar
KH.ANAS MUHAJIR BIN MAMA KH. MOCH. DJARNOEZI   Profil Singkat KH. Anas Muhajir merupakan salah satu tokoh ulama Tasikmalaya yang kharismatik pada zamannya. Beliau lahir di Tasikmalaya, pada tanggal 10 November 1940 Masehi. Beliau adalah putera dari pendiri Pondok Pesantren Al-Munawwar Jarnauziyyah, KH. Moch. Djarnoezi bin Madrai (Mama Pasirbokor), sedangkan ibunya bernama Hj. Djuariyah. KH. Anas wafat pada hari Sabtu, tanggal 21 Juli tahun 2012 bertepatan 1 Ramadhan 1433 Hijriyah.   Sejarah Nama Sejak kecil sampai saat pertama kali muqim, nama beliau adalah ANWAR SULAIMAN, sehingga sebagian jamaah memanggil beliau dengan sebutan "AJENGAN EMAN" (dari 'Sulaiman'). Namun sepulang menunaikan ibadah haji, beliau dikenal dengan nama KH. ANAS MUHAJIR. Sebetulnya nama beliau tidak diganti. Sebab nama ANAS adalah kependekan dari Anwar Sulaiman dan MUHAJIR adalah singkatan dari nama ayahanda beliau, yaitu MUHAMMAD JARNAUZI. Nama Anwar juga diambil untuk mendasari penamanan Pond...

SEJARAH NUZUL WA RASM AL¬-QUR’AN

  Al-Qur’an memiliki peran penting dan berpengaruh bagi sepanjang sejarah manusia. Sejak pertama kali diturunkan, Al-Qur’an sebagai sumber pengetahuan menjadi sumber yang menarik untuk digali dan dipelajari nilai-nilainya.   Al-Quran   merupakan kitab   suci   yang   diwahyukan   kepada   Nabi   Muhammad   SAW yang dijadikan sebagai petunjuk   bagi   seluruh   umat   manusia.   Al   Quran   diturunkan   untuk menjadi   pegangan   bagi   mereka yang   ingin   mencapai   kebahagiaan dunia dan akhirat. Oleh karena itu, sebagai umat Islam wajib hukumnya untuk   mempelajari   Al   Quran. Di dalam Ulumul Qur’an, secara khusus membahas Al-Qur’an dari berbagai aspek. Salah satu aspek yang dibahas adalah dari segi sejarah turunnya Al-Qur’an hingga sejarah penulisannya. Berikut sedikit ulasan mengenai sejarah sejak awal diturunkannya Al-Qur’an hingga Al-Qur’an i...